Metode pencatatan kas kecil :
- Sistem dana tetap (imprest fund system)
- Sistem dana berubah (fluctuate fund system)
SISTEM DANA TETAP (IMPREST FUND SYSTEM)
pada sistem ini pada saat terjadi transaksi tidak dilakukan pencatatan, hanya membuat memo saja.
Fisik uang ditambah dengan faktur (bon) menghasilkan saldo kas kecil yang tetap
Transaksi kas kecil dicatat pada saat pengisian kas kecil kembali dengan mendebitkan masing-masing beban dan mengkreditkan kas besar.
Contoh
- 01/06/15 Pembentukan kas kecil senilai 1.500.000
Jurnal : kas kecil (d) 1.500.000
Kas (k) 1.500.000
- 02/06/15 Pembayaran parkir 100.000
- Jurnal : tidak ada
- 04/06/15 Pembayaran bensin 250.000
Jurnal : tidak ada
- 07/06/15 Pembayaran keamanan 150.000
- Jurnal : tidak ada
- 15/06/15 Pembayaran rekening air 300.000
- Jurnal : tidak ada
- 16/06/15 Pengisian kas kecil kembali
Jurnal : Beban parkir (d) 100.000
Beban bensin (d) 250.000
Beban kantor (d) 150.000
Beban air (d) 300.000
Kas (k) 800.000
SISTEM DANA BERUBAH (FLUCTUATE FUND SYSTEM)
Pada metode ini tidak ditentukan jumlah kas kecil dalam jumlah yang konstan. Pengisian kembali kad kecil dapat dilakukan sewaktu-waktu bila saldo kas kecil sudah menipis.
Contoh
- 01/06/15 Pembentukan kas kecil senilai 1.500.000
Jurnal : kas kecil (d) 1.500.000
Kas (k) 1.500.000
- 02/06/15 Pembayaran parkir 100.000
- Jurnal : beban parkir (d) 100.000
- Kas kecil (k) 100.000
- 04/06/15 Pembayaran bensin 250.000
Jurnal : beban bensin (d) 250.0000
Kas kecil (k) 250.000
- 07/06/15 Pembayaran keamanan 150.000
- Jurnal : beban kantor (d) 150.000
- Kas kecil (k) 150.000
- 15/06/15 Pembayaran rekening air 300.000
- Jurnal : beban air (d) 300.000
- Kas kecil (k) 300.000
- 16/06/15 Pengisian kas kecil kembali
Jurnal : kas kecil (d) 800.000
Kas (k) 800.000
Kedua metode pembentukan kas kecil digunakan untuk menjaga kemungkinan adanya penyelewengan, namun ditinjau dari segi pengawasan secara internal metode sistem dana tetap lebih baik, dikarenakan jumlah pengisian kembali tergantung pada jumlah bukti pengeluaran kas kecil, jumlah uang tunai ditambah bukti pengeluaran kas kecil harus sama dengan jumlah dana kas kecil. Sehingga apabila terjadi selisih akan mudah ditelusuri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar