(First In First Out - Pertama Masuk Pertama Keluar)
Dengan metode ini, perusahaan akan menilai persediaan dengan harga pembelian paling akhir.
Apabila kuantitas pembelian terakhir tidak mencukupi, maka menggunakan harga pembelian paling akhir berikutnya.
Contoh :
PT. Abc diasumsikan hanya menjual 1 jenis barang dagangan. Dengan harga jual Rp. 10.000,- per unit
Jumlah persediaan akhir = 1800 unit
METODE AVERAGE (Metode Rata-Rata)
Dengan menggunakan metode rata-rata, maka persediaan dinilai dari nilai rata-rata pembelian barang dagangan.
Contoh :
PT. Abc diasumsikan hanya menjual 1 jenis barang dagangan. Dengan harga jual Rp. 10.000,- per unit
Jumlah persediaan akhir = 1800 unit



Tidak ada komentar:
Posting Komentar