Selasa, 04 Agustus 2015

PIUTANG DAGANG (ACCOUNTS RECEIVABLE)

Merupakan tagihan yang belum diterima oleh perusahaan atas jasa / penjualan barang dagangan secara kredit.
Piutang dapat timbul karena berbagai sebab, seperti penjualan secara kredit, deviden / bunga yang belum diterima, pinjaman karyawan, dll.

Jenis-jenis piutang :
  • Piutang dagang (accounts receivable), yaitu  Piutang yang timbul atas jasa / penjualan barang dagangan secara kredit yang merupakan usaha pokok perusahaan.
  • Wesel tagih (notes receivable), adalah surat pengakuan hutang yang diterbitkan oleh pelanggan, sehingga wesel tagih bersifat lebih lancar daripada piutang dagang.
  • Piutang lain-lain (other receivable)

Pengakuan piutang dagang (receivable recognition)
Pengakuan piutang dagang berkaitan dengan penjualan barang / jasa secara kredit.

Jurnal =>
piutang dagang (d)      xxxx
                Penjualan (k)         xxxx

Apabila terjadi retur penjualan, maka :

Jurnal =>
retur penjualan (d)         xxxx
          Piutang dagang (k)      xxxx


Potongan penjualan
Ada 2 macam potongan penjualan, yaitu :
  • Potongan tunai (sales discount), merupakan potongan harga yang diberikan apabila pembayaran dilakukan lebih cepat dari jangka waktu kredit yang disepakati.
Contoh : 
19/09/15 PT. Abc menjual barang  kepada PT. Gis seharga 200.000 dengan syarat 2/10, n/30.
Apabila PT.Gis membayar sebelum tanggal 29/09/15, maka akan diberikan potongan harga sebesar 10%. Jika PT.Gis tidak mengambil potongan harga, maka PT.Gis harus melunasinya selambat-lambatnya 30 hari setelah tanggal transaksi.
  • Potongan perdagangan (trade discount), potongan yang diberikan pada saat adanya pembelian dalam jumlah besar dab bersifat musiman, biasanya saat adanya promosi.
Jurnal =>
kas (d)                                   xxxx
Potongan penjualan (d)    xxxx
      Piutang usaha (k)                   xxxx

Tidak ada komentar:

Posting Komentar