Piutang dapat timbul karena berbagai sebab, seperti penjualan secara kredit, deviden / bunga yang belum diterima, pinjaman karyawan, dll.
Jenis-jenis piutang :
- Piutang dagang (accounts receivable), yaitu Piutang yang timbul atas jasa / penjualan barang dagangan secara kredit yang merupakan usaha pokok perusahaan.
- Wesel tagih (notes receivable), adalah surat pengakuan hutang yang diterbitkan oleh pelanggan, sehingga wesel tagih bersifat lebih lancar daripada piutang dagang.
- Piutang lain-lain (other receivable)
Pengakuan piutang dagang (receivable recognition)
Pengakuan piutang dagang berkaitan dengan penjualan barang / jasa secara kredit.
Jurnal =>
piutang dagang (d) xxxx
piutang dagang (d) xxxx
Penjualan (k) xxxx
Apabila terjadi retur penjualan, maka :
Jurnal =>
retur penjualan (d) xxxx
retur penjualan (d) xxxx
Piutang dagang (k) xxxx
Potongan penjualan
Ada 2 macam potongan penjualan, yaitu :
- Potongan tunai (sales discount), merupakan potongan harga yang diberikan apabila pembayaran dilakukan lebih cepat dari jangka waktu kredit yang disepakati.
19/09/15 PT. Abc menjual barang kepada PT. Gis seharga 200.000 dengan syarat 2/10, n/30.
Apabila PT.Gis membayar sebelum tanggal 29/09/15, maka akan diberikan potongan harga sebesar 10%. Jika PT.Gis tidak mengambil potongan harga, maka PT.Gis harus melunasinya selambat-lambatnya 30 hari setelah tanggal transaksi.
- Potongan perdagangan (trade discount), potongan yang diberikan pada saat adanya pembelian dalam jumlah besar dab bersifat musiman, biasanya saat adanya promosi.
Jurnal =>
kas (d) xxxx
kas (d) xxxx
Potongan penjualan (d) xxxx
Piutang usaha (k) xxxx
Tidak ada komentar:
Posting Komentar